Nazaruddin Tertangkap
Nazaruddin Tertangkap
Bocah kecil menangis dari balik pintu
ketika musang tertatih-tatih menahan perihnya perangkap
Sementara babi tersenyum menikmati singkong hasil jarahannya
Yeaah karena babi sudah pandai memperdaya petani
Bocah kecil terus menangis dari balik pintu
Bocah kecil menangis dari balik pintu
ketika tikus lelah berpikir untuk keluar dari kotak sampah
sementara kucing lahap menikmati kepala ikan
yeaah kucing kecipratan juga pesta bapak DPR malam ini
Bocah kecil terus menangis dari balik pintu
Bocah kecil menangis dari balik pintu
Ketika kancil tersipu malu tak mampu lagi menipu
sementara buaya jantan pongah menindih sang betina
yeahh majikannya berhasil membeli pasangannya langka dari kebun binatang
Bocah kecil terus menangis dari balik pintu
Bocah kecil terus menangis dari balik pintu
Saat kerbau sulit tidur karena cahaya lampu
sementara anjing gembira berlarian di halaman
Yeaah anjing akhirnya terbebas dari pada terus menggonggong dari dalam kandang
Bocah kecil terus menangis dari balik pintu
Bocah kecil menangis dari balik pintu
sang ibu mencoba merayu
ayah egois terus menggerutu
yeahh sang ayah ingin terus menguasai TV pada chanel berita
bocah kecil terus menangis dari balik pintu
Bocah kecil terus menangis dari balik pintu
meraung-raung berharap Nazaruddin cepat tertangkap
agar reda semua berita, reda semua mata
dan sang bocah leluasa menyaksikan TV tayangan favoritnya
Tanpa diganggu ayah yang sibuk mencari berita keberadaan Nazaruddin
bocah kecil terus menangis dari balik pintu
Bocah kecil terus menangis dari balik pintu
Nazaruddin tertangkap
Nazaruddin tertangkap
Nazaruddin tertangkap
itu berita yang dia tunggu-tunggu
agar reda semua berita, reda semua mata
dan sang bocah leluasa menyaksikan TV tayangan favoritnya
Tanpa diganggu ayah yang sibuk mencari berita keberadaan Nazaruddin
bocah kecil terus menangis dari balik pintu
Bocah kecil menangis dari balik pintu
korban Nazaruddin yang dia tidak tahu
korban berita yang ayahnya tidak tahu
Korban pemerintah yang tidak mau tahu
bocah kecil terus menangis dari balik pintu
write By Rog T Sbr